top of page
Search

Tontonan ABK

Mar 7, 2021
2 min read

Updated: Mar 20, 2021

Banyak dari orangtua ABK yang sudah dapat memilih tontonan yang OK dan Tidak OK untuk ananda tercinta, namun sudah nyakinkah kita bahwa tontonan yang telah kita pilihkan tersebut baik untuk ananda bukan baik menurut orangtua. Pilihan orangtua tentu saja tidak akan pernah membuat ananda tersebut celaka ataupun menyesatkan, namun seringkali orangtua terbawa oleh keinginan / harapan orangtua ABK terlalu tinggi atau dengan kata lain terbutakan sehingga tidak mengukur kemampuan dan kekurangan ananda itu sendiri. Banyak sekali bentuk tontonan dari hiburan sampai tontonan yang memberikan janji, ketika ananda menonton tayangan tersebut akan memicu sel otak sehingga menambah kepintaran. Hal inin tidak berlaku untuk ananda kita tercinta. Dimana tontonan adalah media visual yang merupakan alat paling efektif untuk ananda tercinta menyerap segala bentuk informasi. Yang kemudian ananda kita dapat putar ulang kembali di dalam rekaman ingatannya sesering ananda inginkan, kapan saja dimana saja, sehingga seringkali ananda kita terlihat tersenyum ataupun marah secara tiba – tiba. Kecenderungan lain adalah ananda menangkap tontonan tersebut sebagai sesuatu yang nyata dan ananda pun dapat meniru tindakan yang ada dalam tontonan tersebut, atau mengulang – ulang kata yang menurutnya menarik untuk diulang ( delay echolalia ). Tidak sedikit juga orangtua yang memberikan ananda tercinta keistimewaan untuk menonton hanya karena alasan ( yang sangat dimaklumi ) tidak tahu harus memberikan kegiatan apa terhadap ananda dan tidak adanya orang dewasa ( terapis / nanny ) yang menemani selama waktu luang, alasan lain ( alasan yang sangat menyedihkan ) karena orangtua ABK takut menghadapi ananda ketika mengamuk karena tidak diberi menonton. Ada berapa orangtua ABK yang memberikan tontonan kepada ananda dan melakukan observasi serta seminggu kemudian melakukan evaluasi, saya pikir tidak banyak orangtua yang melakukan hal tersebut. Tontonan dan ABK seperti banyak hal yang ada di dunia ini memiliki 2 sisi, sisi positif dan sisi negative, yang dapat orangtua ABK lakukan hanya perlunya melakukan penyaringan yang baik serta pengambilan data atas observasi di setiap tontonan ananda sehinga apapun bentuk hiburan yang dilihat ananda merupakan pilihan yang tepat untuk kebutuhan ananda dan bukan baik menurut orang dewasa lainnya ( orangtua, terapis ).

 
 
 

Recent Posts

See All
Obat

Ketika seseorang memakan obat, biasanya dikarenakan ada keluhan atau gangguan, kalau gangguan cukup berat maka biasanya harus ke dokter...

 
 
 
Ada 4 ibu bertanya soal IQ...

Pendapat saya sangat personal, bukan pendapat dari sisi praktisi. Perkembangan IQ dipengaruhi: 1. Asupan makanan 2. Fungsi otak yang...

 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

2019 - 2025 by Indonesia Mengajar ABK

bottom of page